08 February 2026 • Admin
ansorlamongan.id | Lamongan — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Babat terus menunjukkan keseriusannya dalam menata dan memperkuat organisasi. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Upgrading dan Musyawarah Kerja Anak Cabang (Muskerancab) I yang dilaksanakan pada Kamis (7/2/2026) di Griya Jenderal Sudirman, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi GP Ansor Babat untuk menyelaraskan visi dan misi organisasi, memperkuat soliditas kader, serta merumuskan program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Subbanul Wathon, dan Mars Ansor. Suasana tersebut mencerminkan semangat kebangsaan serta keteguhan kader Ansor dalam berkhidmat kepada ulama, agama, dan bangsa, sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ketua PAC GP Ansor Babat, Ahmad Nur Pitono, S.Pd., S.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan upgrading dan Muskerancab bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kader dan pengurus.
“Upgrading dan Muskerancab ini merupakan ikhtiar bersama untuk melakukan transformasi kader, memperkuat solidaritas anggota, serta meneguhkan khidmat tanpa batas demi kejayaan Ansor Babat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pengurus untuk memastikan seluruh program kerja yang dicanangkan, baik di tingkat Ansor, Banser, MDS Rijalul Ansor, maupun seluruh departemen, dapat dijalankan secara maksimal.
“Kehadiran GP Ansor Babat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut hanya dapat terwujud dengan kerja keras dan totalitas seluruh sahabat,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris PC GP Ansor Lamongan, Achmad Mushoffi, M.Pd., yang hadir mewakili Pimpinan Cabang, memberikan arahan terkait pentingnya integritas dan kemandirian kader dalam berorganisasi. Ia menekankan lima nilai utama yang harus menjadi jati diri pengurus Ansor.
Pertama, loyalitas waktu. Menurutnya, kader Ansor tidak boleh menunggu waktu luang untuk berkhidmat, tetapi harus meluangkan waktu untuk organisasi. Kedua, kemandirian ekonomi sebagai upaya membangun ekosistem organisasi yang kuat dan berdaya. Ketiga, kaderisasi berkelanjutan, karena kaderisasi merupakan jantung kehidupan organisasi. Keempat, kepekaan sosial, di mana kader Ansor dituntut untuk tidak bersikap apatis terhadap realitas sosial di sekitarnya. Kelima, totalitas pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.

“Pengurus Ansor tidak cukup hanya tercantum namanya dalam Surat Keputusan, tetapi harus hadir dan bergerak nyata sebagai representasi Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Achmad Mushoffi juga secara resmi membuka kegiatan Upgrading dan Muskerancab I PAC GP Ansor Babat.
Prosesi pembukaan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua MDS Rijalul Ansor PAC Babat, Ustadz Faisol Yahmadin, S.Pd.I. Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi upgrading materi serta pelaksanaan Muskerancab I untuk membahas dan menetapkan langkah-langkah strategis organisasi satu periode ke depan.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus harian PAC GP Ansor Babat, Satkoryon Banser Babat, pengurus MDS Rijalul Ansor, seluruh departemen, serta para Ketua Pimpinan Ranting GP Ansor se-Kecamatan Babat. Seluruh peserta menyatakan kesiapan untuk berkhidmat dan membawa perubahan positif demi kemajuan GP Ansor di Kecamatan Babat